BEKASI (12/2) — Yayasan Husnayain memperingati Milad ke-36 pada Kamis (12/2/2026) di Aula Husnayain, Bekasi. Perayaan yang menandai perjalanan sejak berdiri pada 12 Februari 1990 itu digelar secara sederhana namun penuh kehangatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Pembina Yayasan, Ketua dan jajaran Pengurus Yayasan, serta seluruh guru dan karyawan dari unit TK, SD, SMP, tata usaha (TU), hingga petugas operasional (OB). Momentum milad menjadi ajang silaturahmi lintas unit yang selama ini berkontribusi dalam membangun dan membesarkan lembaga pendidikan tersebut.
Acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan kegiatan ngeliwet bersama yang menghadirkan suasana akrab dan kekeluargaan. Seluruh peserta duduk bersama menikmati hidangan dalam suasana santai, mencerminkan nilai kebersamaan yang menjadi semangat utama yayasan.
Selain itu, panitia juga membagikan hadiah dan suvenir dalam sejumlah kategori apresiasi. Di antaranya penghargaan untuk karyawan terlama, karyawan paling loyal, karyawan terkreatif, karyawan yang berusia 36 tahun, hingga karyawan yang memiliki tanggal lahir sama dengan hari berdirinya Husnayain. Sejumlah kategori unik lainnya turut menambah semarak acara.
Tak hanya itu, suasana semakin hidup dengan digelarnya kuis seputar sejarah dan perkembangan Husnayain. Para peserta tampak antusias menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang mengulas perjalanan yayasan selama lebih dari tiga dekade.
Ketua Yayasan, H. Abdurrahman Dasrul, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan milad bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mempererat ukhuwah dan memperkuat kolaborasi antarseluruh elemen yayasan.
“Milad ini menjadi sarana untuk meningkatkan kebersamaan antara guru dan karyawan, baik dari TK, SD, SMP, TU, OB, dan seluruh unsur yang ada di Husnayain. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan lembaga,” ujarnya.
Ia berharap, di usia ke-36 tahun, Yayasan Husnayain semakin solid, profesional, dan terus memberikan kontribusi terbaik dalam dunia pendidikan, khususnya di Kota Bekasi dan sekitarnya.
Perayaan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan itu ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen untuk terus melangkah bersama dalam membangun generasi masa depan.
